• Tanya Jawab
  • Mengapa Allah Menyebut Dirinya Kami dan Aku

    Mengapa Allah Menyebut Dirinya Kami dan Aku (Ilustrasi freepik.com premium)

    Mengapa Allah Menyebut Dirinya Kami dan Aku; Oleh Ivana Kusuma, Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Blitar.

    Tarjihjatim.pwmu.co – Mengapa Allah di berbagai ayat Quran menyebut diri-Nya sebagai Kami padahal Allah itu satu?

    Jawaban

    Allah menyebut diri-Nya sebagai Kami untuk menunjukkan keagungan-Nya atau untuk menunjukkan adanya perantara, seperti adanya Jibril yang merupakan perantara Allah dalam menurunkan kitab suci.

    Allah berfirman:

    إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ

    “Sesungguhnya Kami yang menurunkan Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar menjaganya” (al-Hijr: 9)

    لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنْزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتَابَ وَالْمِيزَانَ

    “Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Kitab dan neraca (keadilan)” (al-Hadid: 25).

    Allah juga menyebut diri-Nya sebagai ‘Aku’ untuk menunjukkan bahwa Allah Maha Esa (satu, tunggal). Allah menceritakan firmanNya kepada Nabi Musa:

    إِنَّنِي أَنَا اللَّهُ لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدْنِ*ي وَأَقِمِ الصَّلَاةَ *لِذِكْرِي

    “Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku” (Thaha: 14).

    Referensi Rudûd ‘Ulamâ` al Muslimîn ‘ala Syubuhât al Mulḥidîn wa al Mustasyriqîn karya Syaikh Muhammad Yasin hal. 20. (*)

    Editor Mohammad Nurfatoni

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    1 mins